Meski
tergolong mudah hamil, bukan berarti semua orang bisa mengetahui
ciri-ciri hamster hamil dan memperlakukannya sama seperti hamster
dalam kondisi normal. Hal ini merupakan kesalahan fatal yang sering
dilakukan para pemelihara hamster pemula. Penting untuk mengetahui
ciri-ciri hamster hamil dan juga cara merawatnya. Jika Anda seorang
pemula, ada baiknya cermati tips yang akan diuraikan berikut.
Mencermati Masa Kehamilan Hamster
Sebelum mengurai ciri dan juga cara merawat, ada baiknya Anda memahami masa kehamilan hamster lebih dahulu. Pada prinsipnya, masing-masing jenis hamster memiliki siklus yang berbeda. Baik itu siklus "puber" dan juga masa kehamilan. Hamster syrian
misalnya, mencapai usia dewasa di usia 3 sampai 3 minggu dengan masa
kehamilan antara 15 sampai 18 hari. Sedangkan hamster Roborovski, dewasa
di umur 16 sampai 24 hari. Sedangkan masa kehamilannya berkisar antara
22 hari sampai 30 hari. Lain lagi dengan hamster campbell, usia siap kawinnya berkisar di angka 4 sampai 6 minggu dengan masa kehamilan 18 sampai 23 hari. Terakhir, si hamster winter white. Usia dewasanya berkisar di angka 8 sampai 10 minggu dan masa kehamilannya sekitar 18 sampai 25 hari.
Saat hamster hamil,
memang cukup sulit untuk medeteksinya. Bahkan ada beberapa hobis yang
baru menyadari hamster peliharaannya sedang hamil dua hari sebelum
hamster tersebut melahirkan. Ingat, hamster hamil rawan sterss. Jadi,
dengan mengetahui kondisi hamilnya, Anda bisa memperlakukannya lebih
hati-hati. Berikut ciri-ciri hamter yang sedang dalam masa kehamilan:
- Konsumsi makanan juga minuman meningkat jumlahnya secara drastis dibanding sebelumnya.
- Terlihat kurang tertarik bermain roda putar seperti sebelumnya.
- Jauh lebih agresif dan "galak" dibanding sebelumnya. Bahkan pada kondisi tertentu, sang betina jadi sering menyerang si jantan.
- Bentuk tubuh berubah seperti buah pear, bohlam atau buah alpukat. Perhatikan bagian belakangnya, biasanya juga ikut membuncit.
- Puting susu terlihat lebih menonjol dari biasanya.
Merawat Hamster Yang Sedang Hamil
Jika
hamster Anda hamil, ada beberapa perlakuan khusus yang Anda harus
terapkan. Hal ini disebabkan, hamster betina yang sedang hamil sedang
dalam masa "tidak normal". Jadi, jangan mengajaknya bercanda atau
bermain. Bisa-bisa Anda kena gigitan. Lakukan beberapa tips di bawah ini
agar hamster Anda nyaman dalam masa kehamilannya.
- Sebaiknya
Anda mengganti kandang hamster Anda dengan kandang dari container.
Bolongi sisinya agar udara bisa masuk dengan baik. Jika Anda enggan
mengganti, pastikan Anda membersihkan kandang hamster agar ia lebih
nyaman.
- Letakkan kandang hamster yang sedang hamil di tempat
yang jarang dilalui orang-orang. Tempat yang tidak lembab tetapi juga
tidak terkena matahari langsung.
- Pastikan Anda memisahkan hamster jantan dari hamster betina saat ia sedang hamil. Hamster hamil galak!
- Penuhi
tempat makanannya dengan jumlah yang kira-kira cukup untuk jangka waktu
yang lama. Jangan sering bolak-balik menggantinya setiap minggu atau
bahkan hari. Hal tersebut akan membuat hamster stress. Selain makanna,
penuhi juga air mineral di botolnya. Pastikan jumlahnya cukup di masa
kehamilannya. Perhatikan juga jenis makana yang Anda berikan pada si
hamster hamil. Pilih makanan yang memiliki kandungan gizi yang baik.
- Singkirkan
semua mainan di dalam kandang. Sebab, meski intensitas bermainnya
berkurang, bukan berarti si hamster tidak menyentuh mainan itu sama
sekali. Mainan di dalam kandang beresiko membuat hamster keguguran.
- Akan
sangat baik lagi jika Anda membelikannya rumah-rumahan hamster agar si
calon ibu bisa membangun sarang di dalamnya. Letakkan juga sobekan
tissue agar si ibu bisa menggunakannya sebagai alas sarang yang nyaman.
- Saat
hamster telah melahirkan, jangan pernah memegang anak hamster tersebut
sebab induk yang membaui aroma Anda di badan anaknya akan menganggap dia
ancaman. Dan hamster adalah kanibal, ia bisa memakan anaknya sendiri
jika dianggap mengancam dirinya!
- Setelah bayi hamster berumur 2 minggu, Anda sudah bisa memperlakukannya seperti hamster normal.